Pelayanan Farmasi

  1. 1.     Resep
  2. 2.    SEP (Surat Elegibilitas Peserta)
  3. 3.     Surat Jaminan dari Perusahaan

  1. 1.       Resep diterima farmasi
  2. 2.       Tenaga farmasi melakukan telaah resep dan telaah obat.
  3. 3.      Tenaga administrasi farmasiatau tenaga farmasi menginput resep ke SIMRS dan mencetak kwitansi
  4. 5.       Pasien atau keluarga pasien membawa kuitansi untuk membayar resepnya ke kasir. Resep poli di kasir poli, resep IGD dan rawat inap dikasir IGD
  5. 6.       Pasien menerima kuitansi lunas pembayaran.
  6. 7.       Tenaga farmasi mengambil item obat sesuai resep yang dibayar.
  7. 8.       Tenaga farmasi menyiapkan etiket sesuai resep. Etiket putih untuk obat oral dan etiket biru untuk obat luar.
  8. 9.       Obat dikemas dalam plastik obat dan diberi etiket sesuai resep.
  9. 10.   Tenaga farmasi melakukan verifikasi kesesuaian obat yang telah disiapkan dengan resep yang dibayar.
  10. 11.   Tenaga farmasi menyerahkan obat kepada pasien atau keluarga pasien dengan mengkonfirmasi kuitansi lunas, identitas pasien dan memberikan pelayanan informasi obat ke pasien atau keluarga pasien yang menerima obat
  11. 12.   Tenaga farmasi meminta pasien atau keluarga pasien yang menerima obat untuk menuliskan namanya dilembar telaah obat sebagai bukti verifikasi penerima.

1.Masukkan resep ke loket farmasi

2. Terima obat

1.    Sesuai Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tarif Pelayanan nomor 3 Tahun 2015 
2.    Sesuai Tarif INA CBG’s

Setiap pasien mendapatkan pelayanan kefarmasian sesuai standar

Langsung ke Kepala Pelayanan
Langsung ke Humas
Kotak Saran
Email
Website
Anda juga dapat menyampaikan pengaduan, aspirasi, maupun permintaan informasi melalui aplikasi LAPOR!

Melalui LAPOR!, Anda dapat menyampaikan permasalahan pelayanan publik yang Anda temui dalam satu kanal sehingga laporanmu dapat kami sampaikan ke instansi terkait.

Website LAPOR! Unduh di Play Store Unduh di App Store

Isu dan Keluhan

Klik banner dibawah untuk melaporkan masalah Pelayanan Publik "Pelayanan Farmasi"