Pemerintah Provinsi Jawa Tengah-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

DPMPTSP Semarang Tampung Keluhan Pengusaha, Wujudkan Kota Pro Investasi.

18 Agustus 2022


SEMARANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan para investor ataupun pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin) baik kota maupun provinsi berkomitmen untuk mewujudkan Kota Semarang sebagai kota pro investasi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pertemuan bersama stakeholder terkait untuk membahas kemudahan perizinan usaha di Kota Semarang. "Kami ingin pemerintah kota menampung keluhan pengusaha karena Pak Wali bertekad istilahnya Kota Semarang menjadi kota pro investasi, pro wisata. Itu yang kami garap terus supaya lebih baik lagi," terang Kepala DPMPTSP Kota Semarang Widoyono di sela pertemuan dengan pengusaha dan OPD terkait di salah satu hotel Kota Semarang, Jumat (22/7/2022).

Widoyono lebih lanjut menuturkan, DPMPTSP sendiri akan senantiasa melakukan sosialisasi agar para pelaku usaha ini tidak kesulitan dalam mendapatkan layanan perizinan. Pada kesempatan itu, DPMPTSP Kota Semarang melakukan evaluasi sekaligus menampung keluhan para pengusaha terkait layanan perizinan yang telah ada. "Mana yang menjadi keluhan pengusaha itu kami respon yang bisa. Contoh tadi OSS, dari keluhan yang dulu yaitu dengan diadakannya sosialisasi terhadap pelaku usaha itu sudah ditindaklanjuti. Memang belum 100 persen terjawab semua, tapi prosesnya berjalan," ujarnya. Di sisi lain, Widoyono memaparkan, untuk menjadikan Semarang sebagai kota yang pro investasi kini sudah mulai terlihat. Disebutkan, catatan DPMPTSP Kota Semarang pada semester I 2022 sendiri telah hadir sejumlah investor dengan total nilai investasi sekitar Rp 7 triliun. Menurut dia, total tersebut akan terus meningkat hingga akhir tahun ini.

"Rp 7 triliun ini sampai juni (2022), nanti kami kebut karena kemarin sistemnya agak trouble dan diharapkan nanti mencapai Rp 24 triliun akhir tahun. Tahun kemarin, realisasinya Rp 22 triliun," sebutnya. Pada kesempatan sama, sejumlah pengusaha menyampaikan keluhan sekaligus masukan. Menurut sebagian besar pengusaha yang hadir, pengurusan perizinan melalui sistem OSS sejauh ini masih menjadi kendala. "Permasalahan yang sekarang ada yaitu masih bingung soal OSS. Pengusaha ingin cepat perizinannya. Sekali agak susah, bisa pindah ke tempat lain dalam sekejap sementara persyaratan sekarang lebih banyak, lebih detail, lebih ketat. Apapun itu pengusaha ingin syarat dipenuhi. Satu komitmen bersama, tujuan investasi segera masuk," kata Aris, salah satu pengusaha. Hamzah dari Kadin Kota Semarang menyebutkan, untuk menjadikan Semarang sebagai kota pro investasi, harus ada inovasi pelayanan, transparansi, serta standarisasi. "Misal perizinan berapa lama dengan administrasi lengkap," ujarnya. (*)

Komentar
Kontak dan Bantuan
Berita Terkini
Berita Instansi

Sukses Pacu 42 UKM Ekspor

SAMARINDA – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Kaltim memiliki tanggung jawab untuk membantu mewujudkan visi Kaltim Berdaulat, khususnya misi kedua yakni Berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kera

05/10/2022

HAKIM PA PROBOLINGGO MENJADI PEMATERI INTI DALAM AGENDA KULIAH TAMU STAIM PROBOLINGGO

Bertempat di Aula Utama, Hakim PA Probolinggo, Bapak YM. Mulyadi, S.H.I., M.H.I., menjadi pemateri inti dalam acara Kuliah Tamu STAI Muhammadiyah (STAIM) Probolinggo pada Selasa, 4 Oktober 2022 pukul 14.00 WIB.

05/10/2022

Tancap Gas! Tindak Lanjuti Kerjasama Badilag dan BSI, Sekretaris Pengadilan Agama Magelang Bersinergi dengan Pimpinan BSI Cabang Kota Magelang Percepat Realisasi Layanan Terpadu

Tancap Gas! Tindak Lanjuti Kerjasama Badilag dan BSI, Sekretaris Pengadilan Agama Magelang Bersinergi dengan Pimpinan BSI Cabang Kota Magelang Percepat Realisasi Layanan Terpadu

05/10/2022
Lihat Lainnya
{lang_keywords}
Ayo ikut survei Kepuasan Pelayanan Publik Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik. Ikuti Survei