Solok, 21 Agustus 2025 – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solok bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solok menyelenggarakan kegiatan Press Release Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode Juli 2025. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik mengenai perkembangan realisasi APBN di wilayah kerja setempat, baik dari sisi pengeluaran maupun penerimaan.
Kepala KPPN Solok, Ikasari Heniyatun, dalam paparannya menyampaikan bahwa kinerja APBN dari sisi pengeluaran hingga Juli 2025 telah mencapai 55,58?ri total pagu anggaran sebesar Rp 2.889,61 miliar. Angka ini terdiri dari realisasi belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp 267,89 miliar atau 57,84?ri pagu, serta penyaluran Transfer ke Daerah sebesar Rp 1.338,09 miliar atau 55,15?ri pagu.
Sementara itu, dari sisi penerimaan, Arif Widya Pratomo, Plh. Kepala KPP Pratama Solok, menjelaskan bahwa hingga periode Juli 2025 realisasi penerimaan mencapai Rp 217,29 miliar atau 31,99?ri target. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja penerimaan pajak secara keseluruhan mengalami pertumbuhan negatif sebesar -5,61%. Rinciannya, penerimaan dari jenis Pajak Penghasilan (PPh) Non-Migas turun cukup signifikan sebesar -48,91%, penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) juga mengalami penurunan sebesar -8,59%, sedangkan jenis pajak lainnya justru tumbuh positif hingga 100%.
Melalui pemaparan ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui perkembangan pengelolaan APBN secara lebih transparan. Ikasari menegaskan bahwa capaian kinerja APBN setiap bulannya memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Dengan tercapainya target kinerja pelaksanaan APBN, kita berharap dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera,” pungkasnya.
